Selasa, 10 November 2020

Pilihan Kampusku

 


 

 Photo by: Google.com

Kampus merupakan kumpulan gedung-gedung dari sebuah perguruan tinggi. Ketika seseorang selesai dengan pendidikan formalnya, kebanyakan dari kita akan melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi. Entah itu universitas, politeknik, dan lain sebagainya. 

 

Aku adalah mahasiswa dari kampus ternama yang ada di Depok, Jawa Barat, Indonesia. Sebuah perguruan tinggi yang terdapat di areal kampus Universitas Indonesia. Politeknik Negeri Jakarta itulah nama kampusku, yang terus berkembang pesat dengan segala ilmu pengetahuan dan teknologinya.

 

Politeknik Negeri Jakarta . (PNJ) menerapkan sistem pembelajaran Kurikulum Nasional (Kurnas) dengan didukung dosen-dosen profesional. Dengan pemenuhan sistem teori 45% dan praktik 50% untuk menghasilkan lulusan yang profesional dan memenuhi kualifikasi industri. Dengan program vokasinya untuk memenuhi kebutuhan SDM profesional di industri, baik industri jasa dan manufaktur. PNJ yang merupakan masuk dalam Tujuh Politeknik Terbaik di Indonesia sehingga aku bangga dengan pilihan kampusku.

 

Politeknik Negeri Jakarta memiliki enam jurusan dengan berberapa progam studi di dalamnya, antara lain:

Bidang Rekayasa

Jurusan Teknik Sipil

  • Diploma III
  1. Program Studi Konstruksi Gedung
  2. Konsentrasi Manajemen Konstruksi
  3. Program Studi Konstruksi Sipil
  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Perancangan Jalan dan Jembatan
  2. Konsentrasi Jalan Tol (Kerjasama dengan PT. Jasa Marga)
  3. Program Studi Teknik Konstruksi Gedung

Jurusan Teknik Mesin

  • Diploma III
  1. Program Studi Teknik Mesin
  2. Program Studi Teknik Konversi Energi
  3. Program Studi Alat Berat (Kerjasama dengan PT. Trakindo Utama)
  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Manufaktur
  2. Program Studi Pembangkit Tenaga Listrik

Jurusan Teknik Elektro

  • Diploma III
  1. Program Studi Teknik Listrik
  2. Program Studi Teknik Elektronika Industri
  3. Program Studi Teknik Telekomunikasi
  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Instrumentasi dan Kontrol Industri
  2. Program Studi Broadband Multimedia
  3. Program Studi Teknik Otomasi Listrik Industri
  4. Program Studi Teknik Elektronika Industri

Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Teknik Informatika
  2. Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan
  3. Program Studi Teknik Multimedia Digital
  4. Program Studi Teknik Multimedia Digital (kerjasama dengan MSU)
  5. Program Studi Penerjemahan Bahasa Inggris
  6. Program Studi Teknik Informatika (kerjasama dengan CCIT-FTUI)
  • Diploma I
  1. Program Studi Teknik Komputer dan Jaringan

Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan

  • Diploma III
  1. Program Studi Teknik Grafika
  2. Program Studi Penerbitan (Jurnalistik)
  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Desain Grafis
  2. Program Studi Teknologi Industri Cetak dan Kemasan

Program Inklusi (Untuk Warga Negara Berkebutuhan Khusus)

  • Diploma III
  1. Manajemen Pemasaran

Kerjasama dengan B2PLKLN (BLK Cevest Bekasi) Perkuliahan 85 % dilakukan di Bekasi

  • Diploma III
  1. Program Studi Teknik Mesin
  2. Konsentrasi Teknik Otomotif
  3. Program Studi Teknik Elektronika
  4. Program Studi Teknik Listrik
  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Teknik Informatika

Kerjasama dengan Asia e-University Malaysia

  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Teknik Informatika
  2. Konsentrasi Teknik Multimedia dan Jaringan
  3. Konsentrasi Teknologi Komputer Jaringan

Bidang Tata Niaga

Jurusan Akuntansi

  • Diploma III
  1. Program Studi Akuntansi
  2. Program Studi Keuangan & Perbankan
  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Akuntansi Keuangan
  2. Program Studi Keuangan dan Perbankan
  3. Program Studi Keuangan dan Perbankan Syariah
  4. Program Studi Manajemen Keuangan

Jurusan Administrasi Niaga

  • Diploma III
  1. Program Studi Administrasi Bisnis
  • Diploma IV / Sarjana Terapan
  1. Program Studi Usaha Jasa Konvensi, Perjalanan Insentif dan Pameran (MICE - Meetings, Incentives, Conventions, Events)
  2. Program Studi Administrasi Bisnis

 

Dijurusan apakah aku mengenyam pendidikan di kampus tercinta? Aku berada di Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan dengan Program Studi Penerbitan (Jurnalistik). Program studi (prodi) yang sangat didambakan sejak aku duduk di bangku Sekolah menengah Atas (SMA). Pilihan kampusku memang terbaik,   Mencari tahu mengenai kejurnalistikan dari berbagai sumber yang ada, aku sangat menyukai program penyiaran berita. Memberikan berita yang aktual sangat kudambakan sekali, dengan melihat wartawan yang mencari informasi dan dipublikasikan kepada masyarakat.  

 

Ketika dibuka penerimaan mahasiswa baru di Politeknik Negeri Jakarta, aku sangat antusias mengikutinya. Dengan jalur PMDKPN (Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri) aku mengikutinya, fokusku hanya pada prodi Penerbitan (Jurnalistik) tidak pada prodi lainnya di PNJ. berharap dapat diterima di kampus pilihanku, salah satu cita-cita terndah.

 

Sebenarnya tidak hanya jalur PMDKPN saja aku mengikutinya, ada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Pada jalur tersebut aku mengambil Jurusan Psikologi disebuah universitas ternama di Jakarta, tapi sayangnya aku tidak diterima. Pilihan yang sangat kuat sekali dalam hidupku, jika diperbolehkan ingin rasanya kuliah dengan dua jurusan yang berbeda tersebut.

 

Jujur aku pernah droop saat wisuda kelulusan sekolah, dimana banyak siswa yang sudah diterima di kampus-kampus terbaiknya. Sedangkan pengumuman dari kampus tujuanku belum ada kabar hingga wisuda kelulusan sekolah. Siswa yang diterima di Pergurauan Tinggi Negeri (PTN) pada maju dan naik ke atas panggung, aku duduk terdiam menahan tanggis yang menyelimutiku.

 

Seminggu setelah kelulusan wisuda SMA barulah pengumuman PMDKPN, puji syukur kupanjatkan pada Tuhan bahwa aku diterima dijalur tersebut. Sebenarnya aku sudah pasrah diterima atau tidak di PTN, dengan memutuskan ingin kerja sambil kuliah. Bahkan tekadku ingin kuliah didua jurusan yang berbeda, kelas karyawan pun tidak masalah. Selagi aku ingin terus mengenyam pendidikan setinggi-tingginya, membuat keluarga bangga dengan apa yang kulakukan.

 

Makna yang bisa diambil menurutku, dimana pun seorang melanjutkan pendidikan selagi itu memang terbaik buat kita, maka kejarlah dengan semaksimal mungkin. Dengan penuh semangat dalam mengambil keputusan yang banyak pilihan yang kita inginkan. Tuhan akan membantu hambanya untuk menjawab pertanyaan dalam doa kita.

Selasa, 27 Oktober 2020

Masalahmu adalah Masalahku

 

 Photo by : Pinterest

Semua orang pasti mempunyai masalah dalam hidupnya, dengan masalah yang berbeda-beda. Tidak mungkin manusia hidup tanpa memiliki masalah, karena masalah akan membuat hidup seseorang tampak berwarna dan terkesan. Bagaimana jika seseorang senang dengan yang namanya masalah? Itulah aku, Karena masalah adalah hidupku.

 

Aku sangat suka dengan masalah, bahkan kuselalu mencari masalah. Apa yang dimaksud dengan aku yang suka mencari masalah? Maksudnya bukan aku yang mencari masalah atau kesalahan untuk diriku. Melainkan aku yang suka mencari dan menemukan masalah orang  lain untuk kuselesaikan dengan pengetahuan yang kumiliki. Aku suka masuk dalam masalah orang dan itu adalah hobi yang kujalani.

 

Ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas, aku banyak mengenal teman-temanku baik di dalam kelas bahkan di luar kelas. Banyak dari mereka menjadi sahabat baikku, aku sangat menyangi mereka semua lebih dari diriku sendiri. Aku tidak akan membiarkan air mata  membasahi pipi salah satu dari sahabatku.

 

Aku siswa yang aktif di sekolah, banyak kegiatan kujalani. Mulai dari anggota Palang Merah Remaja, menjadi ketua kelas, menjadi bendahara, dan menjadi berberapa panitia kegiatan sekolah. Semua aku jalani tanpa mengeluh, dari hal itu banyak yang mengenalku dan banyak dari mereka ingin bersahabat. Aku sering diperebutkan oleh teman-temanku untuk menjadi anggota tugas di kelas, terkadang aku suka binggung sendiri jika harus memilih diantara mereka.

 

Aku hanya sekedar pembaca buku, pencari materi dari sebuah pembelajaran. Tidak jarang aku menemukan sebuah tulisan mengenai kehidupan orang. Dari tulisan tersebut biasanya kujadikan bahan untuk orang yang datang padaku. Tulisan tersebut berasal dari buku psikologi, sosiologi,  sejarah, sastra, hukum, dan agama, dari buku tersebut sering kali kusangkutpautkan mengenai kehidupan masalah seseorang.

 

 

Berawal dari kejadian yang membuatku menitihkan air mata, aku melihat seseorang wanita yang kena bullying di sekolahku. Sosoknya sangat jauh berbeda dengan wanita normal biasanya, aku menghentikan kejadian bullying dan membawanya pergi dari tempat tersebut. Wanita yang baik, hanya saja gerak-geriknya yang sangat jauh dari sikap pada umumnya. Pertemuan itu membuatku ingin selalu melindungi dan tidak ingin orang lain menyakitinya. Dia pun senang dengan perlakuanku padanya dan ia menuruti apa yang kujelaskan. Aku dan dia pun menjadi sahabat dekat, “Sahabat, ajari aku mengenal dunia kehidupan, kuingin merubah segala kekuranganku”. kalimat pertama yang membuat air mata membasahi pipiku.

 

Banyak hal yang ia tanyakan, ketika aku menjelaskan apa yang di tanyakan, dia mengikuti dari yang kupaparkan padanya. Aku banyak mengajari segala bidang etika,  dan sikapnya, mulai dari berjalan yang benar, berbicara dengan baik, sikap makan yang baik, dan banyak hal lain yang kuajari padanya. Seiring berjalannya waktu, ada perubahan darinya, aku sangat senang sekali. Di sekolahku banyak yang tidak menyukainya, tapi aku sangat bangga memiliki sosok sahabat sepertinya. Aku tidak malu sedikit pun, walau banyak teman yang menegurku mengenai kedekatanku padanya. Aku tidak pernah sedikit pun menghiraukan perkataan teman-temanku.  

 

Ketika ada pengambilan nilai akhir semester, ibu dari sahabatku mencari keberadanku. Awalnya aku sangat takut, menggapa mencariku. Bertemu dan dibawalah aku ke tempat yang jauh dari keramaian, aku semakin takut saja. Kaget bukan main ibu dari sahabatku menyodorkan berberapa lembaran uang padaku, sambil mengucapkan terima kasih. Aku sangat bingung sekali, mengapa ibu dari sahabatku memberikan uang. Ternyata sahabatku menceritakan tentangku kepada ibunya.  Ibu dari sahabatku berterima kasih banyak, bahwa anaknya atau sahabatku sudah berubah dari berbagai sikap dan etikanya.

 

Sebenarnya tidak hanya masalah dari orang-orang terdekatku saja yang kuselesaikan, melainkan masalah orang yang baru kukenal. Aku tidak pernah melihat siapa orang tersebut, kaya atau miskin,  cakep atau buruk, tua atau muda, kuhanya melihat sikapnya. Apakah sikapnya baik atau tidak, jika sikap orang baik, maka aku akan lebih terbuka pada siapa pun itu.

 

Aku selalu terjun pada masalah mereka, dari bahagianya hinga dukanya. Masalah tidak selalu berkaitan dengan duka, bahkan bahagia bisa termasuk masalah. Ketika seseorang menjelaskan sebuah masalahnya, aku mampu merasakan masalah tersebut, seolah masuk dalam ceritanya. Semua masalah kehidupan dari seseorang dapat kurasakan, seolah aku melihat kejadian-kejadian itu.

 

Bahagia dengan masalah dan sangat menyukai masalah itulah aku. Tidak suka membiarkan orang lain terdiam dengan masalahnya sendiri, berusaha masuk ke dalam masalah akan membuat hidupku terasa berguna buat orang lain. Aku tidak menginginkan hidup sia-sia hanya karena hidup tanpa memikirkan orang lain.

 

Makna yang bisa diambil menurutku, jadilah diri sendiri, jika hidupmu bisa berguna untuk orang banyak, jujur itu membuat hidup kita bahagia. Dengan adanya kita untuk mereka, maka mereka akan ada untuk kita juga. Menyelesaikan masalah pada orang lain adalah jalan dalam hidupku, terus mewarnai hingga akhir hayatku.