Photo by : Ulyadays
Sahabat merupakan teman dekat yang selalu ada baik suka maupun duka. Siap menemani apapun keadaan yang dijalani, tawa dan tangis sudah pasti ada dalam persahabatan. konflik pasti ada untuk melengkapi arti dari persahabatan. Maukah Kau menjadi sahabatku?
Aku sangat senang sekali banyak sahabat yang selalu mewarnai hari-hariku, dari gelap kemudian terang. Sahabatku memang banyak, tapi satu sama lain tidak mengenali. Ingin rasanya kupertemukan semua, agar mereka saling mengenal. Jarak dan waktu yang menjadi penghalangku untuk mempertemukan mereka. Dengan segala banyak perbedaan kesibukan juga menjadi latar belakang sulitnya kupertemukan.
Menjadi orang yang selalu ada untuk sahabat-sahabatku merupakan prinsip kuat yang kujalani terus. Bahagia mereka adalah bahagiaku, derita mereka adalah deritaku, sedangkan deritaku bukan derita mereka.
Banyak diantara mereka yang menemuiku sekedar curahan hati (curhat) perihal kehidupannya, baik ungkapan senang ataupun sedihnya. Aku orang yang mudah bawa perasaan, ketika ada yang bercerita bahagianya, aku ikut bahagia. Sedangkan ketika ada yang bercerita sedihnya, aku ikut sedih. Begitulah aku tidak kuat menahan perasaan dari sahabat-sahabatku.
Perasanku memang mudah terbawa cerita sahabat-sahabatku, tapi aku bukan sosok yang diam dengan anggukan kepala saja. Aku orang yang sangat mendukung semangat dari sahabat-sahabatku semua, perihal motivasi semangat selalu terucap dariku. Jika salah satu sahabatku memiliki masalah kecil ataupun besar, aku akan menjadi tokoh pendukung. Itulah aku dalam kehidupan sahabat-sahabtku.
Dalam bersahabat ada saja konflik, baik kecil ataupun besar, itu merupakan kelengkapan arti dari persahabatan. Harus dijalani bersama dengan menyelesaikan secara baik-baik, menemukan titik permasalahan merupakan nilai plus dari persahabatan. Walaupun begitu sebisa mungkin konflik harus dihindari, karena jika tidak kuat akan timbul pertikaian. Aku bukan orang yang suka dalam pertikaian. Jika ada masalah dalam persahabatan, aku berusaha meredam masalah yang ada dan membiarkan sahabatku istirahat sejenak dalam berapa waktu ke depan. Hingga tenang, barulah aku mengungkapkan segalanya, hingga masalah kelar.
Terbayang tidak? jika ada orang yang berani mengungkapkan perasannya untuk menjadi sahabatku. Itulah yang sering kualami, dari sekian sahabat-sahabatku banyak yang mengungkapkan kata-kata tersebut. Mungkin jika dibuat kalimat akan menjadi tabu sekali, tapi kata-kata itu indah sekali ketika kudengarkan.
Jarang sekali orang yang berani mengungkapkan, “Maukah Kau menjadi sahabatku”. Kalimat yang mudah, tapi berat untuk diungkapkan. Kalimat ini harus bisa dipertanggungjawabkan, karena pada dasaranya seorang sahabat itu jauh beda dari teman biasanya. Maka dari itu aku sangat senang jika ada orang lain yang berani mengatakan hal tersebut.
Makna yang bisa diambil menurutku, jadilah sosok sahabat yang baik. Jadilah sosok yang bertanggungjawab dengan persahabatan, baik senang ataupun dukanya jalani bersama. Jika ada salah satu sahabatmu membutuhkan pertolongan bantulah semaksimal mungkin. Konflik pasti ada, selesaikanlah dengan baik-baik hingga masalah kelar.
