Kamis, 01 Oktober 2020

MALAIKAT TAK BERSAYAP

 

 

Photo by : Pinterest

Wanita yang kucintai dan sayangi, dia memiliki jiwa yang sangat baik hati, dan lembut tutur katanya. Menjadi dua sosok dalam satu jiwa, sayapnya tak terlihat tapi mampu mengembangkan keindahan. Dialah Bunda.

 

Bunda sosok wanita yang cantik dalam pandanganku. Memasak sebelum matahari menyinari cahayanya, kemudian bekerja pagi hingga sore. Lantas di manakah ayahku? Ayahku sudah pulang ke rumah Tuhan. Aku memang tidak terlalu dekat dengan ayah, tapi namanya anak pasti akan merindukan kasih sayangnya. Bunda lah yang menggantikan sosok ayah dalam hidupku, semua dilakukan demiku. Menjadi supir ojek online merupakan pekerjaanya, tidak kenal lelah ia bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah.

 

 

Aku tidak pernah malu dengan keadaan keluargaku, dengan pekerjaan Bunda sebagai supir ojek online. Aku tidak peduli, dengan teman-temanku yang sering mengolok-olok pekerjaan bundaku. Aku hanya bisa menangis dalam hati, tanpa terlihat banyak orang. Aku tidak pernah marah dengan apa yang teman-temanku lakukan, karena nyatanya memang seperti itu. Lagi pula untuk apa, jika aku marah tandanya aku tidak mengakui kebenarannya.

 

Bunda sosok yang sangat mencintaiku, selalu menanyakan keberadaanku. “Al lagi dimana? Udah makan belum? Cepet pulang?”,  kalimat itu selalu terdengar ditelingaku. Bunda sosok yang memiliki sifat panik, jika aku lupa mengabari keberadaanku, ia langsung menelponku dengan nada yang tidak seimbang. Maafkanku bunda.

 

Pepatah yang mengatakan, Bunda adalah malaikat tak bersyap ternyata itu benar, semua ada di bundaku. Bunda sosok yang akan membahagiakan anaknya, apapun caranya akan ia kerjakan. Demi memberi senyum pada anaknya, ia rela mengorbankan jiwa raganya. Tidak pernah mendengarkan perkatan negatif orang lain. Lantas haruskah kita mengeluh dengan kehidupan yang kita jalani bersama keluarga? Tidak boleh, karena itu sangat tidak baik, sama saja kita tidak menghargai kehidupan yang Tuhan berikan. 

 

 

Kata syukur tidak pernah jauh dariku, karena syukur membuat seseorang mendapatkan kebahgiaan tersendiri dalam hidupnya. Apalagi satu keluarga memahami kata Syukur, pasti akan bahagia selalu, tanpa adanya kekurangan. Memang aku hanya tinggal bersama Bunda, sosok ayah tidak ada dalam kehidupanku, tapi sosok ayah ada dalam jiwa bundaku. Aku mencintaimu bunda, terima kasih telah mengajariku kehidupan.

38 komentar:

  1. Sedih yah, jadi terharu bacanya. Semangat ya dalam menulis /ditunggu tulisan nya kembali

    BalasHapus
  2. aaa terharu. Sehat terus ya Bundanya Alam

    BalasHapus
  3. Hebat sekali ibunya Alam. Semangat terus

    BalasHapus
  4. wanita hebat, sehat selalu ibunya alam

    BalasHapus
  5. terharuu bgt bacanya. sehat selalu ya bundanya Alam

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. Terharuu :( Sehat sehat yaa bundanya Alam

    BalasHapus
  8. sehat selaluu ibundanya alaam:')

    BalasHapus
  9. Waah terharu:") sehat terus ya alam dan ibunda

    BalasHapus
  10. It is so adorable and sad.
    You are surrounded by people who love you, never forget it

    BalasHapus
  11. Semangat Alam, always remember that you're enough

    BalasHapus
  12. Semangat ya masnya... kisahnya menginsipirasi

    BalasHapus
  13. Yang orangtuanya masuh ada bahagiain dia dulu jagan mikirin orang yang baru kalian kenal ingat mereka sudah tidak semuda kita semoga kita bisa membahagiakanya
    Semangat bang alam
    .Pegassus

    BalasHapus
  14. Semangat alamm ceritanya bagus, terharu bacanya, jadi keinget nenek :')

    BalasHapus
  15. Intinya jangan pernah malu dgn pekerjaan orangtua apapun itu, demi anak²nya gak ada kata lelah. Kalau nnti sudah sukses inget yg diutamakan orangtua dulu, bahagiain ibu nya. Sehat² slalu untuk semuanya, dan smngt dlm menulisnya

    BalasHapus
  16. Sangat menginspirasi ttg ibu. Betapa otu sangat menyayangi anaknyaa dengn tulus

    BalasHapus
  17. Menyentuh sekali:') bahagia selalu Alam dan bundanya

    BalasHapus
  18. sedih bnget yah. jadi terharu. semangat yah xala menulis

    BalasHapus
  19. Yah amapun terharu bacanya. Sedih yah, hehehe. Semangat yah kak dalam menulis. Selalu menyemangati orang selalu.

    BalasHapus
  20. Wah keren ceritanya, salam buat bunda yaa

    BalasHapus
  21. Sayang mama,, ditubggu postingan barunya yah.

    BalasHapus
  22. Sedih bacanya,,, jadi terharu. Semngatt yah. Ditubggu tulisan barubya yah. Semngattt

    BalasHapus
  23. Jadi miss ibu, yg sudah meninggalkan aku. Ibu sudah di rumah Allah. Sedihhh bacanya, jadi baper. Ditunggu tulisan barunya yah...

    BalasHapus
  24. Sayang mama. Jadi sedih bacanya, haru berat.

    BalasHapus
  25. Mantap cuy tulisannya, duh jadi nangid gw 😭😭

    BalasHapus
  26. Pokoknya apapun pekerjaan orang tua, seperti apapun keadaannya.. kita harus bangga. Karena kita spesial bisa hadir untuk orang tua kita. Terimakasih tulisannya menginspirasi

    BalasHapus